Indonesia tak gentar hukum mati warga Australia

Reporter : Randy Ferdi Firdaus  

Merdeka.com - Pemerintah Indonesia akan mengeksekusi mati dua terpidana mati warga negara Australia yang tergabung dalam kelompok Bali Nine yakni Andrew Chan dan Myuran Sukumaran. Dua terpidana mati ini sudah dibawa ke Lapas Nusakambangan dan akan di eksekusi oleh juru tembak di sana.

Namun niatan eksekusi mati terpidana narkoba ini banyak menuai kecaman dari dunia internasional. Pemerintah Australia merasa tidak terima jika dua warganya akan ditembak mati oleh tim dari Kejaksaan Agung.

Perdana Menteri Australia Tonny Abbott bahkan sudah mengeluarkan warning kepada pemerintah Indonesia. Bentuk peringatan itu dengan menarik duta besar Australia di Indonesia pulang ke negeri kanguru.

"Kami akan mencari cara supaya rasa kekecewaan kami diketahui. Kami menghormati kedaulatan Indonesia tetapi kami akan lebih menghargai sikap kebesaran hati dalam kasus ini," ujarnya seperti dilansir Aljazeera beberapa waktu lalu.

Tidak hanya Abbott, Menteri Luar Negeri Julie Isabel Bishop bahkan lebih keras menolak hukuman mati itu. Dia mengancam akan melarang para turis Australia untuk datang ke Indonesia. Seperti diketahui, salah satu devisa wisata terbesar disumbangkan dari turis Australia yang berlibur ke Bali.

"Saya pikir orang Australia akan menunjukkan ketidaksetujuan mereka atas eksekusi ini. Dan itu menjadi salah satu pertimbangan mereka saat menentukan hendak ke mana saat liburan," ancam dia.

Bukan itu saja protes yang dilontarkan ke Indonesia. Bahkan Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) juga tidak setuju dengan hukuman mati. PBB meminta agar hukuman mati itu tidak lagi diberlakukan di Indonesia.

"PBB menentang pelaksanaan hukuman mati dengan alasan apapun. Sekjen meminta Indonesia mempertimbangkan ulang vonis eksekusi terhadap pelaku kejahatan narkoba," kata Juru Bicara PBB Stephane Dujarric.

Namun demikian, meski dikecam berbagai penjuru pemerintahan Presiden Jokowi tidak gentar untuk mengeksekusi mati dua terpidana narkoba. Hal ini dilakukan untuk membuktikan jika Indonesia sedang melakukan perang terhadap kejahatan narkoba.

Berikut sikap tak gentar Jokowi yang didukung menteri sampai anggota DPR untuk tetap lakukan eksekusi mati terhadap terpidana narkoba dihimpun merdeka.com, Senin (16/2).

Sumber: Merdeka.com, Selasa, 17 Februari 2015 07:42
http://www.merdeka.com/peristiwa/dikecam-dunia-indonesia-tak-gentar-hukum-mati-warga-australia.html

Tinggalkan Komentar